Bergaul dengan Teman Internasional?

Gak ada dalam bayangan hidup gue waktu kecil, bakal punya temen dari negara lain. Sebagai anak yang di lahirkan dari bapak dan Ibu yang berasal dari daerah yang sama (Cuma beda RT) waktu kecil gue rasanya pasrah aja kalau temen-temen gue kelak ya dari daerah yang sama juga.

Semuanya unpredictable, berawal dari ikutan exchange ke Malaysia tahun lalu, beranda FB gue kini lebih berwarna, ada status-status dengan bahasa melayu dan jadi tahu isu-isu di negara tersebut akibat mereka sering share-share artikel berita negaranya. Berlanjut ketika kantor gue kedatangan anak magang dari Slovakia, sumpah sebelum kenal sama orang ini, bahkan gue gak tahu Slovakia itu dimana. Pas ketemu pertama dalam hati gue berguman (wah ini bule beneran!).

Berteman dengan teman dari Slovakia mengingatkan gue tentang pengalaman jaman SMP, dimana waktu itu kita piknik ke Borobudur, dan ampe berebutan mau foto sama Bule. Lalu kejadian tahun lalu pas teman bule gue ini di Jakarta, kita lagi jalan di stasiun tiba-tiba ada mas-mas minta foto bareng, bahkan pernah dia naik Grab Bike, di kasih gratis dan abang Grab nya minta foto bareng, jalan-jalan di kebun raya bogor yang tiba-tiba dikeroyok anak SMA yang lagi study tour buat diwawancara (terkadang gue ambil posisi jadi manager yang ngatur giliran foto). Entah ini doktrin darimana, tapi dulu gue selalu beranggapan kalau orang bule itu lebih keren dan lebih pinter. Mungkin ini juga yang masih dipikirkan sebagian orang di Indonesia.

Sekarang gue kerja di negeri orang dengan temen kantor dari berbagai negara, ada Filipino, Indonesian, American, juga dari Taiwan. Ini yang gue bilang Tuhan emang Maha Asik, kejutan-kejutan nya bener-bener unpredictable. Sampe-sampe kakak gue nanya itu kalau ngomong sama orang-orang itu pakai Bahasa apa? (yah menurut ngana?). Maklum di keluarga, ngga semua punya kesempatan kenal sama orang-orang dari berbagai negara.

Ngomongin soal pergaulan, sejujurnya gue juga masih mencari pola bagaimana bisa mengenal orang-orang disini. Sebagai anak muda yang gak suka minum kopi, gak minum alcohol yang disini biasa diminum untuk socialize , gak punya selera music, gak paham tentang fashion dan gak ngerti kalau diajak ngomongin film (kecuali film Indonesia) yang jauh dari kesan kekinian dalam banyak hal (gak suka sushi dan makanan aneh lain dari negara lain) plus bahasa inggris gue yang masih kacau kalau ngomong hingga kegiatan rutin semacam ghibah syariah untuk sementara mengalami moratorium karena terkendala bahasa. Orang-orang disini sangat welcome dan berusaha mengajak gue bergaul, semisal ngajakin olahraga volley sepulang kantor, sementara gue gak bisa main volley, ada yang mau ngajakin ngopi (terus gue gak suka ngopi). Mungkin kalau gue jadi mereka kesel juga ini anak maunya apa? Hahah semacam gak punya minat sama sekali.

Lalu gue sendiri mikir, gue minatnya apa ya? Hahaha Setelah dipikir-pikir, kalau ngobrol sama temen di Indonesia mah ngobrol / bahas gossip yang di posting lambe turah juga udah bisa akrab ngobrol sampe pagi, atau bahas drama bareng abang gojek, atau hanya sekedar ngomentarin akun nya si @jonbrayy yang suka bikin komik #NggaAdaFaedahnya ituh haha

Ngobrol sama temen-temen disini, obrolan masih seputar kondisi negara masing-masing (duh berat ya kak) dan mereka sangat penasaran dengan tampilan gue (yang berhijab) dan ujung-ujungnya bertanya banyak tentang religion. Dengan tingkat keilmuan gue yang masih cetek banget, jawab pakai Bahasa Indonesia aja gue mungkin salah, lah ini kudu jelasin pakai English. Modyar hahaha

Anw, dari segala cerita dan drama tentang pertemanan Internasional, menurut gue punya temen Internasional itu sedikit banyak akan membuka pikiran kita dalam melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda. Alasan ini juga sebeneranya yang memotivasi gue pengen sekolah lagi di luar negeri. Walaupun berbeda culture, nyatanya kita masih bias menghormati satu sama lain. So buat kamu yang belum punya teman Internasional, cobalah cari minimal satu, barangkali yang satu itulah jodohmu. Siapa tahu kan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s