Ina Marwantina Official Blog

Positioning, Differentation and Brand di Era NEW WAVE

Posted on: July 5, 2011

PDB (POSITIONING, DIFFERENTATION DAN BRAND)
DI ERA NEW WAVE

Apa itu PDB?
PDB kepanjangan dari positioning, differentiation dan brand merupakan elemen-elemen penghubung atau sering disebut juga segitiga penghubung antara strategi (Segmentasi, Targeting, Posisitioning), tactic (Differentation, marketing mix, selling) dan value (Brand, Service, Proses). Kenapa harus dihubungkan adalah agar ketiga dimensi marketing yaitu strategi, tactic dan value mempunyai link antara cara mencapai mind share, market share, dan heart share supaya terintegrasi.
Positioning
Untuk menciptakan suatu brand. Harus ada alasan yang jelas brand itu diciptakan untuk jadi apa. Positioning juga akan menentukan target market yang akan dicapai berdasar segmen-segmen yang terlihat. Posisitioning adalah bagaimana suatu perusahaan mampu secara tepat memposisikan produk, merek, atau perusahaannya di benak pelanggan.

Differentation
Adalah elemen pertama dari Taktik pemasaran dalam era Legacy Marketing. Diferensiasi merupakan core tactic dari sebuah perusahaan, karena lewat diferensiasi inilah pelanggan bisa benar-benar melihat perbedaan antara suatu merek dengan pesaingnya, dan kemudian memutuskan untuk memilih merek itu sendiri. Berbeda dengan posisitioning yang hanya dipersepsikan berbeda oleh pelanggan, differensiasi lebih ke upaya menciptakan perbedaan-perbedaan suatu merek dengan merek lainnya yang bersifat lebih konkret dan signifikan. Artinya sebuah merek harus benar-benar berbeda dalam hal konten (apa yang ditawarkan), konteks (bagaimana cara menawarkannya), dan infrastruktur (enabler) yang digunakan untuk menciptakan konten dan konteks tersebut.
Jadi, jika positioning tidak didukung oleh diferensiasi, bisa terjadi overpromise underdeliver. Hal ini dapat merusak merek dan reputasi perusahaan yang bersangkutan. Di lain pihak, jika positioning didukung oleh diferensiasi, perusahaan akan membangun integritas merek yang kuat. Hal ini berarti, brand image dalam benak pelanggan adalah serupa dengan brand identity yang dikomunikasikan oleh perusahaan
Di era new wave yang harus di bangun bukanlah differensiasi tapi coding, yaitu proses memasukkan diferensiasi ke dalam “DNA” merek maupun pelanggannya. Perusahaan harus bisa mengindentifikasi perbedaan yang ada sampai ke “tingkat DNA” dan harus selalu terkonek dengan para pelanggan sehingga mampu membuat produk yang sangat pesonal.
Contoh: perusahaan dell yang menciptakan produk berdasarkan keinginan personal dari masing-masing konsumennya.

Brand di era new wave
Menurut American Marketing Association (AMA) brand di definisikan sebagai “sebuah nama, istilah, tanda, simbol, desain atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang bertujuan untuk mengidentifikasi barang dan layanan dari suatu penjual atau kelompok penjual dan untuk membedakannya dari para pesaing.” Sedangkan menurut saya Brand merupakan sebuah kata yang menjadi cerminan dari suratu produk. Brand sangan penting sekali karena selalin membeli produk, konsumen juga melihat dan membeli merk nya juga. Itulah yang di namakan value dalam sebuah brand. Value disini artinya seberapa besar manfaat dan kepuasan yang kita dapatkan dari suatu produk dengan apa yang kita berikan atau keluarkan untuk brand tersebut.
Contohnya seperti kota bandung yang sudah mempunyai brand “Paris Van Java” diIndonesia. KFC dengan “Jagonya Ayam” dll.
Untuk memperkuat ikatan PDB ada yang di sebut 3I yaitu identity, integrity dan image.
– Identity menghubungkan brand dengan positioning, artinya tanpa positioning yang jelas, sebuah brand akan sia-sia saja.
– Integrity menghubungkan positioning dengan differentation Artinya, positioning yang merupakan janji atau promise sebuah brand itu harus benar-benar punya integritas! Kalau tidak, malah akan jadi back fire. Karena itu, jangan cuma punya slogan yang cantik, tapi gak ada kenyataannya. Dalam kasus MarkPlus Inc, diferensiasi itu terlihat jelas
– Image menghubungkan differentation dengan brand artinya kalau diferensiasi sudah solid mendukung positioning, image brand akan positif. Tapi, kalau sebaliknya, akan terjadi image yang negatif. Sebab, kata image itu adalah sebuah kata ”netral”, bisa positif, negatif, atau cuma netral.

sekian…semoga bermanfaat..:)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Clock

Twitter feed

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

calendar

July 2011
M T W T F S S
« May   Dec »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Yahoo Messenger


Yahoo status inamarwantina :
[inamarwantina]

Pengunjung online

Visitor

free counters

RSS Detik.com

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: